Beredar Foto-Foto Mesra Diduga Komisaris First Travel. Benarkah Kiki Hasibuan Lesbi?

On Agustus 22, 2017 with No comments

Beredar Foto-Foto Mesra Diduga Komisaris First Travel. Benarkah Kiki Hasibuan Lesbi?
Komisaris biro perjalanan umrah First Travel Siti Nuraidah Hasibuan atau Kiki Hasibuan sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus penipuan umrah.
Adik bos First Travel Aniessa Hasibuan yang juga menjabat Direktur Keuangan perusahaan itu, menurut polisi, adalah orang yang mengelola keuangan perusahaan kakaknya itu.
Foto Kiki Hasibuan sudah beredar sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Wanita ini berperawakan tomboi dengan rambut pendek, namun kerap hidup mewah.
Sejumlah korban First Travel mengungah foto-foto Kiki bersama mobil mewah BMW Z4 seharga Rp 1 miliar serta jalan-jalan ke luar negeri.
Learn More


Belakangan, muncul lagi foto Kiki dengan penampilan yang berbeda dan langsung membuat heboh.
Dalam foto itu, Kiki terlihat mesra dengan seorang perempuan. Foto-foto itu diunggah di akun Instagram korbanfirsttravel.
Terlihat foto-foto mesra keduanya yang diambil secara profesional, mirip foto pranikah.
Selain itu, ada juga foto mesra pasangan ini di tempat tidur. Terlihat juga tato di lengan Kiki Hasibuan dalam foto-foto tersebut.
“Mengenal lebih dalam tentang pasangan teromantis di FT #infoDM (direct message)
Sebenarnya saya sendiri tidak mempermasalahkan kelainan yang dimiliki KH tetapi yang jadi masalah kelakuannya. Abis nipu, foya2!” ujar admin akun korbanfirsttravel dalam captionnya.

Seperti diketahui, selain menyita tiga kantor utama First Travel, penyidik menyita empat mobil dan empat rumah pasangan suami istri pemilik First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.
Empat unit mobil milik Andika-Anniesa dan atas nama First Travel yang disita adalah Volkswagen Caravelle dengan nomor polisi F805FT, Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi F111PT, Toyota Velfire dengan nomor polisi F777NA, dan Daihatsu Sirion warna putih dengan nomor polisi B288UAN.
Perusahaan itu diduga telah melakukan penipuan terhadap lebih dari 35 ribu korban calon peserta umrah.
Banyaknya korban karena perusahaan itu meberi iming-iming umrah murah, hanya Rp 14,3 juta dari tarif normal sekitar Rp 25 juta.
Perusahaan diduga telah meraup Rp 500 miliar lebih dari korbannya, namun mereka tak kunjung diberangkatkan sampai kemudian dibekukan oleh Kementerian Agama.




Silahkan Lihat Videonya Di bawah:

loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »